koleksi puisi garapan sazalee sulaiman dan teman-teman bertujuan untuk menghimpun puisi-puisi pemuisi kecil-kecilan agar tidak hilang begitu sahaja ditelan waktu. Perkongsian nukilan garapan amat dialu-alukan. Jika ingin berkongsi karya yang dipetik pastikan ada nama penulis asal dinyatakan jika tidak ianya melanggar akta plagiat dan anda boleh diambil tindakan susulan.
Showing posts with label Lezaihasra Lm. Show all posts
Showing posts with label Lezaihasra Lm. Show all posts
Friday, 25 January 2013
Keroncong rindu untukmu
Di redup senja ini
kulihat hatiku termenung
menatapkan rindu yang tersepi
lalu kubisikkan resahku di inai mentari
agar redupkanlah hatinya di hujung pelangi sana.
Oh...angin petang sampaikanlah rinduku
agar dia tiada sendirian menyapa pilu
kubuka jendela hati menanti lambaianmu
berhembus dalam rindu mengelek sepiku.
padamu awan kukirimkan warkah senduku
agar jangan mendung menghiasi senja merindu
kurampaikan lambaian doaku di langit yang silu
agar titis duka terpadam diraut wajah manismu.
padamu sayang kudodoikan keroncong pilu
agar mawar birumu tersenyum menantiku
kutahu hatimu menitis resah melihat rembulan
di sinar itu kita pernah menatap di kala kerinduan
dan pada titip pepohon pandangmu
usahlah kautitiskan dedaun duka
buatmu sayang jangalah kaumenangis
kutetap di sisi mengesat airmatamu
kerna antara kita ada garis tangis yang berpanjangan...
Lezaihasra Lm...
Besut, Terengganu.
21.01.2013
Wednesday, 29 February 2012
rrrrrrrr: RETAK MUKA BULAN :rrrrrrr
Retak muka bulan
bila kau memanah racun bermadu
menyusur alur setia di muara sepi
apabila suara bertaut di penghujung rindu
malam tua pun berlabuh
retak muka bulan
di kala bulan mengambang sara
untuk apa kau mencium bara
menitip sirip linkungan metafora
di setiap bilah-bilah lara
retak muka bulan
semua berhenti mengejar detik
walau hatimu dan mataku bertitik
di bahu rajawali membelah api
tanpa ada rembesnya mentari
Namun retat muka bulan tetap bertepi
menampi sesudah jampi serapah
hanyut membadai sesampah
berdebu menghinggap di setiap celah
Kiriman puisi oleh :-
Lezaihasra Lm
besut,terengganu
29/2/2012...( 2.o2 pagi )
Retak muka bulan
bila kau memanah racun bermadu
menyusur alur setia di muara sepi
apabila suara bertaut di penghujung rindu
malam tua pun berlabuh
retak muka bulan
di kala bulan mengambang sara
untuk apa kau mencium bara
menitip sirip linkungan metafora
di setiap bilah-bilah lara
retak muka bulan
semua berhenti mengejar detik
walau hatimu dan mataku bertitik
di bahu rajawali membelah api
tanpa ada rembesnya mentari
Namun retat muka bulan tetap bertepi
menampi sesudah jampi serapah
hanyut membadai sesampah
berdebu menghinggap di setiap celah
Kiriman puisi oleh :-
Lezaihasra Lm
besut,terengganu
29/2/2012...( 2.o2 pagi )
Subscribe to:
Posts (Atom)
