Showing posts with label Nur Ain Azura. Show all posts
Showing posts with label Nur Ain Azura. Show all posts

Wednesday, 27 August 2014

~~ Ana Asifi ~~


Getik melihat perlakukan keji
sebu dihidangkan kelancangan bicara
rabak jiwa tatkala menyaksikan
sisa maruah yang tinggal diinjak-injak
amarah meraung melihat kerakusan
biarpun suara terkulum di halkum!


nian kepingin mengaut maruah yang telah hancur
nian mengidam mencantas kepala-kepala si pencabul
lalu menghirup titisan merah dan panas yang menitis
dari tubuh-tubuh yang menggeletik
agar tiba satu detik,
si pencabul durjana bisa mengerti
darahnya cukup dibutuhkan!


Tetapi...
keluhan mendatangi, tatkala menyedari,
tangan kaki dipasung dikunci perjanjian duniawi
maka,
perilaku 'pun terbatas
kebebasan 'pun dicantas
kemahuan terpangkas!


lalu ditinta cuma luahan rasa
waima jiwa gersang meronta,
tetap tiada berupaya
menjadi pembela...


...GAZA,
Ana Asifi
...أنا آسف إخواني الإسلامية
(mafkan aku saudara islamku...)


~vivianurazura~
27/08/14 03:45am Manjung, Perak

Saturday, 1 June 2013

~~PANTUN HATI BERKAIT~~


Indah meranti di tanjung Tuan,
meranti kuning asal di hulu,
resah menanti hadirmu tuan,
seperti berbaring di atas sembilu...

Meranti kuning asal di hulu,
kudup meranti rosak tangkainya,
seperti berbaring atas sembilu,
hidup mati tiada ertinya...

Kudup meranti rosak tangkainya,
lalu dibuang di tepi sampan,
hidup mati tiada ertinya,
menunggu nyawa tinggalkan badan...

~vivianurazura~
01/06/13 02:02 Teluk Batik,Perak.

Monday, 15 April 2013

~~Tolong Bisikan Aku~~


Puas sudah kucerita pada alam
aku inginkan kedamaian
puas sudah kucerita pada rembulan
aku inginkan
keindahan
puas sudah kuceritakan pada mimpi
aku inginkan ketenangan

ceritaku
pada jiwa,
aku inginkan kesetiaan
cerita pula pada hati
aku tak ingin lagi disakiti...
cerita pula pada sang rindu
aku mahu ketulusan tatkala mata bertemu

Tolonglah...
Tolong bisikan aku kata-kata itu
tolong bisikan aku akur janji itu
dan
tolong ajarkan aku kalimah itu

bisikan aku kata hatimu
agar aku tidak lagi penasaran
agar aku tidak lagi kelelahan
agar aku tidak lagi meraba dalam kegelapan

aku dambakan bisikan itu
aku mahukan bisikan itu
aku impikan bisikan itu...

Bisikan dari bibirmu
bahawa engkau akan ada di sisiku tatkala Izrail mendatangiku...

Tolong bisikan aku...

~Vivianurazura~
15/04/2013 12:52pm Lumut,Perak.

~~Simfoni Alam dan Jiwa~~


Remang senja itu
seakan memanggil namaku
namun bahangnya
seakan memanggang jiwaku
jiwa yang telah remuk redam dek bayangan dosa silam...

puputan bayu itu
mendamaikan hatiku
namun tiupan itu laksana menelanjangkan perasaanku
perasaan yang telah lunyai dek kerakusan alam remaja

kini kucuba kembali menyusur langkah
lalu cuba menyuapkan kembali jiwa dan perasaan dengan sekelumit harapan
namun goyah memamah tiang seri akal

...dan langkah pun kian longlai
nian lesu...
Lantas tersembam
tak berkutik lagi...

~vivianurazura~
15/04/2013 17:03 pm
Lumut,Perak.

~~Cinta, harapan, kemaafan~~


Menghampiri
Mendekati
Menyentuhi
Lalu mengetuk dan mengintai...

Salam dihulurkan
senyuman dititipkan
tawa diselitkan
lalu madah dilagukan...

Tabir hati bergetaran
bidai jiwa terasa dihijabkan
putik kasih yang layu kembali bugar
kuntuman sayang kian memekar...

Aduh...
Apakah cinta bertandang lagi?

lantas keliru mendatangi
lantas akal tertanya kini
lantas perasaan cuba mencari
adakah ini kemahuan hakiki?

Ahhh!!!
Tiada ruang lagi di hati untuk dikoyak dan dicarik
tiada sudut lagi untuk air mata duka menitik
Tiada tempat di jiwa lagi untuk sebuah nisan dan kuburan cinta
Tiada menginginkan lagi untuk sekelumit derita...

Maaf...
Biar sendirian menghabiskan sisa nafas
dan cuba menghakis kenangan lepas...

...maaf kerna terpaksa mencatas harapanmu...

~Vivianurazura~ 15/04/2013 20:30 pm
Lumut,Perak.

Monday, 25 March 2013

~~Seloka Cinta Alam Remaja~~


Usia enam belas tahun
dia jengah alam remaja
usia enam belas tahun
dia belajar mengenal cinta

dari utusan tinta
sampailah curi-curi jumpa
setiap hari minggu
di bawah pohon kayu ara

dia tersenyum senang
dia senyum bahagia
rasa diri bertuah
punya teman lelaki lawa
pada teman rapatnya
semua dia cerita
cerita berselit bangga
akan kehebatan dirinya

cinta alam remaja
bisa menjadi sungguh indah
tapi cinta alam remaja
banyak juga hidup yang punah
cinta alam remaja
bagai memakan gula-gula getah
sedap nyata tak lama
habis manis menjadi sampah

cinta alam remaja
sungguh payah bertahan lama
bila meningkat usia
cinta remaja mungkin dilupa
namun cinta remaja
ada juga yang berkekalan
andai cintakan manusia
tidak lebih dari Tuhan

cinta alam remaja
mungkin semua sudah merasa
menjadi satu kenangan dalam meniti sebuah kehidupan...

~vivianurazura~ 25/03/13 00:35 am
Lumut,Perak.

Sunday, 24 March 2013

~~Tinta Pemuisi Duka~~


Tinta bisu ini menyaksikan
bicara kata tanpa irama
laksana lenggok sang penari
yang pincang langkahnya
laksana si laksamana
yang bertarung tanpa Tamingsari di pinggangnya

namun
cerita tinta bisu
umpama luahan hatiku
Pada tinta bisu telah kucoretkan
setiap keluh kesah,
setiap penat dan lelah,
akan takdir hidupku
akan cerita jiwaku

aku bukan meraih simpati
tidak juga menagih sayang
namun kuterima umpat keji
andai itu membuatmu senang

mungkin benar kata-katamu
aku ini pemuisi duka
tapi aku bukannya cuba
melakari sebuah cereka...

ini cerita hidupku
ini luahan hatiku
ini cara aku
menzahirkan perasaanku
maafkan aku andaiku bersalah
kerna membuat dirimu resah...

~vivianurazura~ 24/03/13 23:44 pm
Lumut,Perak.

Saturday, 23 March 2013

~~Teman Dan Aku~~


Kecil kecil dulu,
temanku ditimang ibu
tapi aku?
Dihentak dengan batang penyapu...
Kecil kecil dulu,
temanku
dibelai manja,
tapi aku?
Dipukul tiap ketika...
kecil kecil dulu,
temanku punya kenangan bahagia,
tapi aku?
cuma ditemani derita...
Bila besar begini,
temanku punya hidup baik,
tapi aku?
Cuma miliki kedukaan tiap detik...
Bila besar begini,
temanku tersenyum ketawa,
tapi aku?
Saban tika diiringi air mata...
Bila besar begini,
temanku mengorak langkah jauh,
tapi aku?
Sentiasa terduduk dan jatuh...

Aku dan temanku
punyai dunia jauh berbeza
arah tujuan hidup
tak pernah sama
sedari kecil hingga dewasa...

Aku ingin menjadi seperti temanku
miliki hidup penuh ketenangan
walau kutahu tak mungkin
tercapai dek tangan
kerna kutahu itu cumalah anganan...
Kerna hidupku
tidak sepertimu
teman...

~vivianurazura~ 23/03/13 16:55 pm
Alor Star,Kedah.

Friday, 22 March 2013

~~Bicara Si Anak~~


Kata mama,
aku anak nakal
kerna itu aku sering ditinggal
kata mama lagi,
aku anak liar
kerna itu tubuhku dikelar...
Kata ayah,
aku suka menangis
kerna itu aku perlu disisih
kata ayah lagi,
aku tak perlu disayang
kerna itu aku mesti dibuang...

Kata mereka
aku tak boleh ingkar
kata mereka
aku kena mendengar
kata mereka aku mesti dikurung
barulah aku berhenti meraung...

oh mama dan juga ayah,
aku bukan anak jahat,
aku senantiasa taat
aku bukan liar,
tetapi aku cuma lapar
kerna itu aku menangis
kerna itu aku mengemis...

Aku lapar akan kasih sayang
tapi aku diberi sepak terajang
aku lapar belai sentuhan
tapi diberi hinaan makian...

Aduhai ayah
aduhai mama
aku tak minta lahir ke dunia
aku tak minta intan permata
aku tak minta mahligai istana
cuma kupinta kasih dan cinta
selagi aku masih bernyawa...

~vivianurazura~
22/03/13 01:15 am
ALOR STAR,KEDAH.

~~Cerita Jiwa~~


Langkah itu kini terhenti
keliru dan celaru menemani
menggagau, meraba dan mencari
apa ada di akhir ceritanya nanti...

Lecet-lecet luka dipandang remeh
nian ludahan menutupi
Hembusan nafasnya kencang
laksana jagoan di padang
persoalan kembali menjengah hati,
siapkah dia?
hebatkah dia?
Berkuasakah dia?
Lantas dimamah kerikil tajam
dihirup pasiran jerlus
dikucup bayu yang menyapa
namun hati tetap bertanya juga!

matanya merenung jauh
jauh ke ufuk kiblat
tatkala itu cebikan menjelma
terpadam iman
terkuburlah akal...
jiwanya kosong!
Kosong sekosong-kosongnya!

kini dia tahu,
dia telah jemu!
Jemu dengan dunianya!
dunia cacian
dunia candaan
dunia yang penuh kepuraan!
dia bukan Nasisistik
dia juga bukan Histrionik!
dia cuma makhluk biasa,
makhluk bernama manusia!
Walhal itu dia tidak sehebat mana!

Hembusan dihela lagi
lalu perlahan berdiri
menapak ke tepian kali...
berbisik sendiri,
sayonara dunia!!!

~vivianurazura~
22/03/13 00:30 am
ALOR STAR,KEDAH.

Thursday, 21 March 2013

~~Jeritan Kebisuan~~


Tandus!
kontang!
merekah dan kekeringan!
Itu lautan hatiku...
menanti hadir siraman kasihmu
menunggu tiba titisan embun sayangmu
itu angananku...
Gering lalu mati!
Lebur lalu hancur!
Itu jiwaku...
Kacau!
Sasau!
galau!
Bertingkah bersahutan
itu jeritan batinku
Jamahlah aku walau seketika
sentuhlah aku walau sepincing cuma
kucuplah aku walau sedetik tika
Peluklah aku walau sepintas masa
itu rayuanku
Aku tidak mampu lagi
'tuk menjerit kebisuan lantaran tiada dirimu
Datanglah padaku...
Dekatilah aku...
Dampingilah aku...
bersatulah denganku
Ya Iman...
Temuilah aku,
agar kuat agamaku!

~vivianurazura~
20/03/13 03:55 am
LUMUT,PERAK.

Wednesday, 20 March 2013

~~Khalifah Dan Amanah~~


Bergalas beban di bahu
menongkah arus berbatas
amanah
sesekali tersiul akan irama noda
acapkali istigfar menyedar hati
dirinya adalah khalifah
lalu mengungkap Laillahaillallah!
agar si pembisik
menjauh diri...
Istiqamah nyata masih jauh
penuh debuan dan berlikuan
walau keringat menitis
beban tetap utuh digalas
'tak kan sesekali dilupakan...
Amanah mahupun kewajipan
Biarpun ditujah
biarpun dimamah
biarpun dikerah,
jasad dan iradat!
Kerna dia tahu...
Bilamana tiba saat itu,
pasti ditanya,
terlaksanakah amanah dititipkan,
sewaktu roh ditiupkan?
Maka dia mesti berjuang!
agar amanah terlaksa
agar dia tidak tertunduk malu di sana!
Dibisik mujahidah ke hati
prosarasa ditolak ke tepi
lantas mata dipejamkan
agar akal seiring iman!
Mati itu pasti!
Masyar itu pasti!
amanah terlaksana,
juga pasti!!!

~vivianurazura~
19/03/13 17:07pm
LUMUT,PERAK.

‎~~DIA~~


Dia...
Bersimpuh mengadap maya
dalam talkin sendu yang masih bersisa

dia...
Tanpa tertib merangkak ke ufuk kasih
dalam serpihan dan perca sebuah sayang yang pernah disisih...

Cintanya tak 'kan bisa kembali lagi...
Impiannya tak '
kan mungkin dirungkai kembali...

Jasadnya mungkin masih bernyawa,
tetapi rohnya ibarat telah tiada

dia...
Merenung wacana Ilahi
lantas terkesima,
terkedu sendiri
lantaran kekhilafan lalu,
merobek kejam hati seorang insani
menyakiti pada yang menyayangi

dia...
Terusan menyumpah diri
sambil menyapu manik jernih di pipi...
talkin telahpun berhenti
tetapi dia masih terpinggir di kuburan sepi...

Dia...

~vivianurazura~
20/03/13 00:25 am
LUMUT,PERAK.

Tuesday, 19 March 2013

‎~~Sepasang Terompah Kayu~~


Berdetak 
berdetuk
terompah kayu di kaki,
seiring langkah diaturkan
longlai,
lesu,
letih,
namun digagahkan jua...
Payah,
perit,
terluka,
terhiris,
namun ditelan jua rasa...
Demi sebuah
picisan jiwa
yang ketandusan sayang,
bermazhabkan cinta yang usang,
redha juga menghayunkan kaki
bersama terompah kayu...
biar berjuta batu lagi,
rela menahan derita
mungkin dengan sekelumit semangat juang di pinggir jiwa,
walau cuma sebesar hama,
ada keyakinan yang terpasung dan
terpatri kukuh...
sepasang kaki itu akan terus-terusan melangkah
sehingga sampai ke penamatnya...
Dan bersama terompah kayu itu,
terusan juga melangkah lagi...

~vivianurazura~
19/03/13
02:12 am
LUMUT,PERAK.

‎~~klausa hidup~~


Penat...
Lelah...
Letih....
'tuk ke pelabuhan
dan karam lagi...
mengharap dan mengharap
agar tiada taufan menjelma
namun saat teralpa mendatangi,
mungkin terkubur segala!
Justeru,
haruskah sekali lagi?
Akur pada klausa lautan hidup?
Aduhai...
layar telah dipasang,
cuma sauh belum diangkat...
haruskah mencuba belayar semula?
Atau cuma terus semadikan saja impian?
Ahhh...
Lirihnya rasa!!!

~vivianurazura~
18/03/13
23:30 pm
LUMUT,PERAK.

Saturday, 26 January 2013

‎~~Wacana Cinta Buatmu~~


Aku anyam bait-bait kata
Aku susun menjadi bicara
Lalu kulayangkan buatmu,
wacana cinta ikhlasku,
kerna...

sepanjang jalan kehidupan
engkau sentiasa denganku
sepanjang laluan dan likuan
engkau sentiasa memegang erat tanganku
engkau berikan aku semangat nan waja
engkau berikan aku senyum dan tawa
engkau berikan aku cinta
engkau berikan aku doa....

Biar apapun dikata,
engkau tetap setia
Biar disumpah seranah,
engkau tidak pernah melatah ataupun goyah
Biar dikutuk biar diprovok
kepercayaanmu tetap utuh laksana tembok....

Sayangmu tidak pernah pudar
rindumu tetap juga mekar
Kasihmu tidak pernah kurang
cintamu tidak pernah hilang....

Saat aku rebah tersadung,
engkau ada untuk menolong
tidak sekalipun aku menyembah bumi
dengan ada hadirmu di sisi
engkau sambut dan ulit diriku
sehingga aku terlupa pada kesakitan itu....

sesungguhnya....
engkau ibarat kekuatanku untuk melangkah
engkau ibarat udara untuk kusedut
engkau ibarat tebing untukku berpaut
engkau ibarat pelampungku tatkala hanyut....

Terimakasih...
terimakasih kerana sentiasa bersamaku
terimakasih kerana begitu menyayangiku
terimakasih kerana memberikan aku cintamu
terimakasih kerana menjadikan aku tulang rusukmu
Terimakasih sayangku....

~VIVIANURAZURA~
260113 01:17 am
LUMUT,PERAK

Friday, 25 January 2013

‎~~Pak Pacak~~


Lembu dicucuk hidung?
itu....yang jalannya menonong
Boneka bertali?
itu....yang digerak dek jemari

Pak Pacak yang mencari untung?
itu....yang tangan kaki terpasong
lidah ada bagai dipotong
tiada suara bercakap meraung
rela hidup atas arahan
disuruh duduk disuruh makan
disuruh diam tidak berkutik
biar dilempang biar dijentik

Diberi itu diberi ini
terukir senyuman tidak berperi
bila kuasa jadi taruhan
sesama makhluk pun ada yang jadi tuhan!!!
sudah menjadi resam ikutan
kaya berkuasa dialah intan
walau hidup menjadi abdian
rela mengikut demi keuntungan
Ahhh Pak Pacak!!!
kamu memang jagoan!!!


~VIVIANURAZURA~
240113 / 4:35 am
Lumut,Perak

Wednesday, 23 January 2013

~~Retorik Cinta Si Adam~~


Dalam suram suram cahaya neon
terukir senyuman si Hawa yang manis bak gula
sesekali diselangi suara-suara lembut
juga tawa bernada ghairah

si Hawa menjeling penuh makna,
pada mata-mata si Adam yang curi-curi mengintainya
tanpa disedari mata si Adam telah menelanjangi setiap inci tubuhnya
bangga meresapi diri
lalu jari jemarinya dilentik indah
tubuhnya meliuk lentuk mengikut irama
goyangan pinggulnya meruntuhkan jiwa
sehingga si Adam menelan liur lalu mengurut dada

Ahh si Hawa,
lupakah kamu?
dirimu yang sebegitu cuma perhiasaan dunia yang fana
cuma membahagiakan si Adam yang bermata jalang
bertonggakkan nafsu semata
si Adam yang sifatnya seperti mata kail
bersalut umpan enak tapi nian menyakitkan
yang konon menghulurkan cinta
namun inginkan habuannya!!!

wahai si Hawa,
tidakkah kamu tahu
maruahmu bakal diragut dan diinjak injak si Adam?
tatkala si Adam berjaya merangkul tubuh mulusmu,
tatkala keinginan si Adam terlampias
dirimu akan dibuang seperti sampah di jalanan!!!

kini si Adam berbicara tentang Romeo dan Juliet
tentang agungnya cinta Qaisy dan Laila,
kerna si Adam tahu,
dirimu akan terpedaya dengan retorik cinta agungnya
yang rela mati demi cinta!!!
yang rela berkorban demi kekasihnya!!!

wahai si Hawa...
pulanglah dari lembah itu
pulanglah ke tempat asalmu
pulanglah ke daerah sucimu
pulanglah sebelum si Adam berjaya menghancurkan dirimu
pulanglah
pulanglah
pulanglah..........

~~VIVIANURAZURA~~
230113 20:35
LUMUT,PERAK

‎~~Tercarik Sebuah Rindu~~



Saat demi saat berdetik pergi,
Putaran masa tetap berlalu,
Meninggalkan aku termanggu di sebuah persimpangan,
persimpangan sebuah kerinduan...

Tersesat di dalam cahaya,
teraba di dalam sinar yang terang,
lantas,
sepi kembali mendatangi jiwa,
Carikkan carikkan rindu, noda dan dosa kembali bercantum,
Bayangan kisah silam bagai dilayarkan kembali pada pandangan mata,
Bagai dilakar pada kanvas minda,
Terhijab tirainya.
Terzahir segalanya.
setiap satu itu,
walau sebesar zarah,
mengintai tabir naluri...
Hingga menitis airmata ini...

Rindu kembali menggigit kalbu...
Ya...
Rindu ini,
Rindu yang tak mampu diluahkan...
Rindu yang hanya mampu dipendam,
Rindu yang telah kukunyah dalam diam dan penuh seksaan...

Yang sehingga detik ini,
ianya telah membusuk,
bernanah,
dan kesakitannya kian memamah tiap pelusuk jasadku,
yang makin hari makin susut kudrat dan iradatnya...

biarpun jiwa ini derita,
Doa ini,
tetap diutuskan dan dititipkan...
Ditiupkan pada angin lalu,
dilayangkan pada gumpalan awan,
dibisikkan pada bayu malam,
agar dirimu,
bahagia dan dirahmati selalu...

Jauh di sudut hati,
aku teringin...
Untuk mendengar suaramu membisikkan ucapan itu padaku...
Namun aku tahu,
aku tidak berhak untuk mendengarnya...
Atau aku memang tidak mungkin akan mendengarnya dari bibir munggilmu itu...

Percayalah,
aku tak pernah melupakan dirimu,
Aku amat menyayangi dirimu,
Dan sayang berserta rindu ini,
pasti akan kubawa ke mati...
Sehingga ke liang lahad...
Sehingga ke penghujung nafasku...
Sehingga terputus nyawaku...

~VIVIANURAZURA~
23/01/13
2:00 am
LUMUT,PERAK