Saturday, 16 March 2013

Seteguh bisikan semalam


Langkahan mengasak keliru
hala menerjah halaman hati
mawar kuidam, indah kutemu
harum menawar keharuman
damai sekeping potret milikku
kugenggam bersama bingkisan
indah biasan, tiada retak
walau seinci cermin rindu

Merenung indahnya wajah itu
hadir menghulur bingkisan rindu
ketawa dalam ikhlas, sejujur
lontaran rasa tika berbicara
indah dan penyayang
membelai jiwa kubangga

Deruan angin sangsi berarak sepi
aku tersandar di kerusi impian
masihkah ada lagi rindu bersemi
padaku, tiada rekah merekah
tiada selumbar menikam
biar angin malam menceritakan
berbicara tentang kasihku padamu
seteguh bisikan semalam
masih kugenggam.

Moyyu.
16.3.2013.

No comments:

Post a Comment