Ketika sinar rembulan pucat
secocok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan
sementara
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam sedalam hatimu
debur ombak di pantai barat barat menghambat
tapi tak mampu goyahkan sepi jiwaku
sapaan angin mengoyak kabut dingin
mengusapi pori-pori
merontokkan tulang
namun tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
di situ aku terdampar
sendiri
menjejaki kerinduan
Galeri Puisi – nusantara
NZK
Ketika sinar rembulan pucat
secocok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan
sementara
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam sedalam hatimu
debur ombak di pantai barat barat menghambat
tapi tak mampu goyahkan sepi jiwaku
sapaan angin mengoyak kabut dingin
mengusapi pori-pori
merontokkan tulang
namun tak mampu runtuhkan sunyi
sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
di situ aku terdampar
sendiri
menjejaki kerinduan
Galeri Puisi – nusantara
NZK
No comments:
Post a Comment