Saturday, 4 February 2012

Menjejaki Kerinduan



Ketika sinar rembulan pucat
secocok rindu tanpa sayap
terbang ke langit malam
gelap mata
gelap hati
gelap malam menghapuskan arah dan tujuan

sementara
dingin sunyi menjadi saksi
jiwa-jiwa menggigil
terperosok ke ceruk jurang malam
dalam sedalam hatimu

debur ombak di pantai barat barat menghambat
tapi tak mampu goyahkan sepi jiwaku
sapaan angin mengoyak kabut dingin
mengusapi pori-pori
merontokkan tulang
namun tak mampu runtuhkan sunyi

sepi tanpa keheningan
sunyi dalam kebisuan
di situ aku terdampar
sendiri
menjejaki kerinduan

Galeri Puisi – nusantara
NZK

No comments:

Post a Comment